Artikel

Value Added / Nilai Tambah Adalah : Pengertian dan Manfaat

Value added adalah – Secara sederhana, nilai tambah dapat diartikan sebagai “nilai” yang ditambahkan ke dalam suatu barang atau jasa . Kegiatan...

Written by andra · 2 min read >
value added adalah

Value added adalah – Secara sederhana, nilai tambah dapat diartikan sebagai “nilai” yang ditambahkan ke dalam suatu barang atau jasa . Kegiatan penambahan nilai ini merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan sebuah perusahaan guna menghasilkan produk yang bernilai tinggi dan keuntungan yang besar. Lantas apa pengertian nilai tambah secara luas ? Berikut ulasan lengkapnya..

Pengertian Nilai Tambah (Value Added)

Value added atau nilai tambah adalah selisih antara harga jual barang atau jasa dengan harga beli bahan baku dan berbagai material pendukung yang digunakan untuk memproduksi barang tersebut.

Bila dijabarkan, value added adalah perbedaan antara nilai dari output suatu perusahaan atau total pendapatan yang diperoleh dari penjualan output tersebut dengan biaya masukan dari bahan-bahan mentah, komponen serta jasa – jasa yang dibeli untuk memproduksi output tersebut.

Sehingga nilai tambah mewakili perbedaan antara harga jual suatu produk dan biaya untuk memproduksinya. Semakin tinggi perbedaan positf, maka semakin bernilai pula suatu produk tersebut.

Nilai Tambah  =  Harga jual per unit  – Biaya input per unit.

Definisi lain dari nilai tambah atau value added adalah pertambahan nilai suatu komoditas karena melalui proses pengolahan, pengangkutan maupun penyimpanan dalam suatu produksi. Dalam proses pengolahan, nilai tambah dapat diartikan sebagai selisih antara nilai produk dengan nilai biaya bahan baku dan bahan input lainnya.

Sehingga apabila suatu perusahaan menghasilkan produk inovatif dengan nilai tambah tinggi, maka secara otomatis akan menjadikan pelanggan bersedia membayar dengan harga jual yang lebih tinggi.

Contoh Value Added  :

Misalnya adalah bahan baku satu kilo singkong seharga  dua ribu rupiah, kemudian singkong diolah menjadi keripik, maka harga jualnya bisa menjadi sepuluh ribu rupiah. Artinya adalah terdapat penambahan nilai sebesar delapan ribu rupiah pada satu kilogram singkong.

Perbedaan Nilai Tambah dan Laba

Nilai tambah dengan laba adalah dua hal yang berbeda.

Nilai tambah atau value added adalah selisih antara nilai penjualan produk dengan nilai bahan baku beserta material komponennya. Sementara laba adalah selisih antara nilai penjualan produk dengna bahan baku serta mencakup komponen faktor produksi seperti tenaga kerja, material pendukung dan balas jasa pengusaha.

Sebuah perusahaan akan memperoleh laba bila mampu menghasilkan nilai tambah dan menjual produk tersebut.  Laba yang diperoleh akan tinggi bila :

  • Nilai tambah lebih tinggi, dengan kondisi perusahaan dapat menjual produk tersebut.
  • Jumlah produk yang terjual lebih banyak, dengan kondisi nilai tambah positif
  • Gabungan nilai tambah yang lebih tinggi dengan jumlah penjualan produk yang lebih banyak

Sehingga laba ditentukan dari jumlah penjualan, sementara nilai tambah tidak. Untuk menghitungkan laba atau profit, maka perlu mengalikan nilai tambah dengan jumlah yang terjual.

Cara Menciptakan Nilai Tambah

cara menciptakan nilai tambah
pixabay.com

Suatu produk atau jasa yang bernilai tinggi atau memiliki nilai tambah dapat dilihat dari proses produksinya dan langkah inovatifnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan terhadap pelanggan.

Zimmerer (1996) menyatakan, nilai tambah dapat diciptakan melalui beberapa cara sebagai berikut ini :

  • Pengembangan teknologi terbarukan ( Developing new technologi)
  • Penemuan pengetahuan baru (Discovering new knowledge)
  • Perbaikan produk (barang dan jasa) yang sudah ada ( Improving existing products or services)
  • Penemuan cara-cara yang berbeda untuk menghasilkan barang dan jasa yang lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit (Finding different ways of providing more goos and service wiitf fewer resources)

Sehingga nilai tambah dapat tercipta baik melalui kualitas, fungsionalitas, pelayananan atau bahkan desain produk. Dan pastinya nilai tambah ini harus memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan sehingga pelanggan merasa puas.

Pentingnya Nilai Tambah Bagi Perusahaan

manfaat nilai tambah
pixabay.com

Kegiatan menciptakan nilai tambah untuk sebuah produk dan jasa akan  memberikan beberapa manfaat bagi perusahaan, antara lain :

  1. Perusahaan dapat mematok harga jual tinggi

Suatu produk atau jasa yang bernilai lebih tinggi tentu secara otomatis akan menjadikan produk tersebut memiliki harga jual yang lebih tinggi pula. Harga yang tinggi akan menghasilkan lebih banyak keuntungan bila perusahaan tersebut mampu menjual produk dengan jumlah yang banyak.

  1. Produk akan lebih menonjol diantara pesaing

Bertambahnya nilai suatu produk baik dari segi kualitas, fungsionalitas maupun layananan akan menghasilkan sebuah produk yang lebih unggul dan menonjol dibanding produk produk kompetitor. Sehingga produk akan lebih dilirik oleh pelanggan karena keunggulan dan keunikannya.

  1. Efisiensi biaya untuk jangka panjang

Produk yang bernilai tambah tinggi akan lebih banyak peluang untuk menguasai pangsa pasar dengan keunggulan dan keunikannya. Bila penambahan nilai ini berhasil, maka akan menciptakan pelanggan yang loyal kepada produk. Sehingga hal ini mampu menghemat biaya iklan dan kegiatan promosi lainnya saat meluncurkan produk baru di masa depan.

Demikianlah penjelasan value added. Semoga artikel di atas dapat menjadi referensi dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *