Artikel

Struktur Tanah Adalah : Pengertian hingga Fungsi Struktur Tanah

Struktur Tanah Adalah – Tanah memiliki beragam sifat fisik yang salah satunya adalah struktur tanah. Bersama dengan tekstur tanah, struktur tanah merupakan...

Written by andra · 3 min read >
pengertian struktur tanah adalah

Struktur Tanah Adalah – Tanah memiliki beragam sifat fisik yang salah satunya adalah struktur tanah. Bersama dengan tekstur tanah, struktur tanah merupakan salah satu morfologi tanah yang dapat diamati secara langsung. Apa pengertian struktur tanah ? dan Bagaimana perbedaannya dengan tekstur tanah. Untuk menjawab semuanya, di bawah ini adalah uraian pengertian hingga fungsi dan jenis jenis struktur tanah.

Pengertian Struktur Tanah

Struktur tanah adalah sifat fisik tanah yang menggambarkan susunan ruangan partikel partikel yang bergabung menjadi satu dengan yang lain membentuk agregat hasil proses pedogenesis. Struktur tanah berkaitan dengan cara dimana partikel pasir, debu dan liat tersusun satu sama lain.

Agregat pada tanah dapat diartikan sebagai kelompok partikel tanah yang terikat satu sama lain atau gumpalan kecil.

Definisi lain, struktur tanah adalah gumpalan kecil dari butir-butir tanah yang terbentuk karena terikat satu sama lain oleh bahan –bahan yang melekatnya (liat, Bo, oksida-oksida besi). Struktur tanah ini dapat berkembang dari butiran-butiran tanah tunggal ataupun kondisi massive.

Struktur merupakan salah satu sifat dasar  tanah yang penting dan mempengaruhi sifat tanah yang lainnya. Kondisi struktur tanah juga mempengaruhi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman.

Tanah dengan struktur baik akan memiliki tata udara yang baik, unsur-unsur hara yang lebih mudah tersedia serta mudah diolah. Struktur tanah yang baik merupakan yang memiliki bentuk bulat dan tidak dapat bersinggungan dengan rapat sehingga pori-pori tanah banyak terbentuk. Selain itu, struktur tanah tidak mudah rusak dan pori-pori tanah tidak mudah tertutup.

Kondisi struktur tanah sangat berhubungan erat dengan tingkat kegemburan atau keremahan tanah.  Terkadang di sebuah tempat memiliki jenis tanah yang kondisinya gembur dan mudah dicangkul. Namun, di tempat lain memiliki tanah yang padat, keras dan sulit diolah. Sifat sifat tanah tersebut dinamakan kondisi struktur tanah.

Secara alami, struktur tanah ditentukan oleh tiga karakter, yaitu bentuk, kelas dan grade (kekuatan kohesi). (Muhajir Utomo, 2016).

Perbedaan Struktur Tanah dan Tekstur Tanah

klasifikasi tekstur tanah
slideplayer.info

Tekstur tanah merupakan tingkat kehalusan tanah yang terbentuk dari perbedaan komposisi kandungan antara pasir, debu, dan liat.  Oleh karena itu tekstur tanah dapat digunakan untuk mengukur kesuburan suatu tanah. Kondisi tekstur tanah dapat dideteksi secara langsung dengan cara memirit tanah dengan jari tangan.

Pada dasarnya, tekstur tanah berperan penting dalam menentukan tata air di dalam tanah dengan penetrasi, kecepatan infiltrasi serta kemampuan zat cair. Tanah dengan tekstur halus memiliki luas permukaan minimal, sehingga tidak mampu untuk menahan dan menyerap air, serta unsur-unsur lain yang ada di dalam tanah.

Berbeda dengan struktur tanah, tekstur tanah tidak secara langsung mempengaruhi perkembangan pertumbuhan tanaman, perakaran, dan juga ukuran pupuk yang digunakan untuk penanaman tumbuhan.

Penggolongan Bentuk Struktur Tanah

klasifikasi bentuk struktur tanah
gurugeografi.id

Menurut Bentuknya, struktur tanah terbagi menjadi tujuh tipe, adalah sebagai berikut :

bentuk struktur tanah
slideplayer.info
  1. Lempeng (Plety), merupakan suatu bentuk struktur tanah dimana pada sumbu vertikal struktur tanah lebih pendek dari sumbu horizontal. Biasanya terjadi pada tanah liat yang baru saja terbentuk secara deposisi. Kondisi struktur tanah dengan bentuk ini ditemukan di Horizon A.
  2. Prisma (Prismatic), merupakan bentuk struktur tanah yang pada sumbu vertikal lebih panjang dari sumbu horizontal serta sisi atas tidak membulat, sehingga agregat terarah pada sumbu vertikal. Struktur tanah ini banyak terdapat di horizon B pada daerah iklim kering.
  3. Tiang (Columnar), yaitu kondisi struktur tanah yang memiliki sumbu vertikal lebih panjang dari sumbu horizontal serta sisi-sisi atas membulat. Kondisi tanah ini banyak dijumpai pada horizon B di daerah iklim kering.

    jenis bentuk struktur tanah
    slideplayer.info
  4. Gumpal Bersudut (Angular Blocky), merupakan struktur tanah yang memiliki sumbu vertikal sama dengan sumbu horizontal, serta sisi sisi yang membentuk sudut tajam. Struktur tanah ini ditemukan pada horizon B di daerah iklim basah.
  5. Gumpal Membulat (Subangular blocky), merupakan struktur tanah yang memiliki sumbu vertikal sama dengan sumbu horizontal, serta sisi sisi yang membentuk sudut membulat. Kondisi struktur tanah ini terdapat di horizon B pada daerah iklum basah.
  6. Butiran (Granular), yaitu kondisi struktur tanah yang membulat atau banyak sisi, dimana pada masing-masing ped tidak porous. Kondisi tanah ini banyak terdapa pada horizon A.
  7. Remah (Crumb), yaitu kondisi struktur tanah yang membulat atau banyak sisi, dimana pada masing-masing ped sangat porous. Kondisi struktur tanah ini juga banyak ditemukan pada horizon A.

Ukuran Struktur Tanah

klasifikasi ukuran tanah
slideplayer.info

Tingkat Perkembangan Struktur

Tingkat perkembangan struktur tanah ditentukan berdasarkan atas kemantapan atau ketahanan bentuk struktur tanah terhadap tekanan.  Kemantapan struktur tanah dapat dibagi menjadi beberapa tingkat :

  1. Tingkat perkembangan lemah (butir struktur tanah mudah hancur)
  2. Tingkat perkembangan sedang (butir struktur tanah agak mudah hancur)
  3. Tingkat perkembangan kuat (butir struktur tanah sukar hancur).

Pembagian di atas jugfa tergantung dan disesuaikan dengan jenis tanah dan tingkat kelembaban tanah. Tanah tanah yang pada permukaannya banyak mengandung humus, biasanya memiliki tingkat perkembangan yang kuat. Sementara tanah yang kering umumnya memiliki kemantapan yang lebih tinggi dibanding tanah yang basah.

Tanah Tidak Berstruktur

Kondisi tanah dapat dikatakan tidak memiliki struktur, karena :

  • Apabila butiran tanah tidak melekat satu sama lain atau yang disebut dengan lepas. Contohnya dalah tanah berpasir.
  • Apabila tanah saling tidak melekat menjadi satu satuan yang terpadu (solid) atau yang disebut dengan “massive” atau “pejal”. Contohnya adalah tanah berliat tinggi.

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Tanah

Adapun faktor faktor yang mempengaruhi kondisi struktur tanah adalah sebagai berikut :

  1. Bahan Induk

Perbedaan bahan penyusun tanah sangat mempengaruhi pembentukan agregat-agregat tanah dan kemantapan yang terbentuk. Pembentukan agregat juga ditentukan oleh kandungan liat, karena liat berfungsi sebagai pengikat yang diabsorbsi pada permukaan butiran pasir dan setelah dihidrasi tingkat reversiblenya sangat lambat.

  1. Bahan Organik Tanah

Bahan organic tanah merupakan bahan pengikat setelah mengalami proses pencucian. Proses pencucian tersebut semakin cepat dengan adanya organisme tanah, sehingga bahan organic dan organisme di dalam tanah saling berkaitan erat.

  1. Tanaman

Tanaman pada suatu willayah mampu membentuk proses pembentukan agregat yang mantap. Akar dari tanaman yang menembus tanah dapat membentuk celah-celah. Selain itu, dengan adanya tekanan akar, maka butir-butir tanah semakin melekat dan padat

  1. Organisme Tanah

Organisme tanah mampu mempercepat pembentukan agregat. Disamping itu, organisme tanah juga mampu berperan langsung dengan membuat langsung dan menggemburkan tanaman. Secara tidak langsung mengolah sisa-sisa tanaman yang telah digunakan akan dikeluarkan lagi menjadi bahan pengikat tanah.

  1. Waktu

Waktu sangat menentukan semua faktor pembentuk tanah berjalan. Semakin lama waktu prosesnya, maka semakin mantap pula agregat yang terbentuk pada tanah.

  1. Iklim

Iklim juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap terbentuknya agregat tanah. Dimana iklim berpengaruh terhadap proses pengeringan, pembasahan, pembekuan dan pencairan.

Fungsi Struktur Tanah

Struktur tanah memiliki peran penting dalam menentukan :

  • Peredaran air, udara dan panas di dalam tanah
  • Aktivitas jasad hidup di tanah
  • Ketersediaan unsur hara bagi tanaman
  • Perombakan bahan organic tanah
  • Mudah tidaknya akar tanaman dapat menembus tanah lebih dalam
  • Perkembangan pertumbuhan tanaman

Demikianlah uraian lengkap pengertian dan klasifikasi struktur tanah. Artikel di atas semoga dapat menjadi referensi dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *