Artikel

Pengertian Display (Penataan Produk) dan Macam-Macam Display

Pengertian display – Display adalah salah satu kegiatan penting dalam dunia pemasaran. Display juga disebut dengan penataan produk. Display atau penataan produk...

Written by andra · 3 min read >
pengertian display adalah

Pengertian display – Display adalah salah satu kegiatan penting dalam dunia pemasaran. Display juga disebut dengan penataan produk. Display atau penataan produk ini berkaitan erat dengan pengoperasian pengelolaan sebuah toko. Macam-macam display yang dapat diterapkan ada banyak. Di bawah ini adalah pengertian display lengkap dengan penjelasannya.

Pengertian Display (Penataan Produk)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  (KBBI) arti kata display adalah pertunjukkan, pameran, memeragakan, dan memperlihatkan.

Display atau penataan produk adalah cara penataan barang dagangan di tempat tertentu dengan tujuan menarik minat konsumen dan memudahkan konsumen untuk melihat, memilih dan memutuskan untuk membeli produk barang tersebut.

Display juga dapat diartikan sebagai cara mengelompokkan barang sesuai dengan jenis dan kegunaan dengan memperhatikan keindahan dan tempat untuk menarik minat konsumen dan keinginan memberli barang tersebut.

Tujuan Display (Penataan Produk)

Tujuan dari penataan produk ini ada 4, yang mana sangat berkaitan erat dengan pemasaran. Antara lain AIDA ( Attention, Interest, Desire dan Action).

  1. Attention (Perhatian) : Menciptakan kesadaran dan perhatian konsumen kepada sebuah produk yang ditawarkan
  2. Interest (Menarik) : Menciptakan daya tarik konsumen untuk menaruh minatnya kepada produk yang ditawarkan.
  3. Desire (Keinginan) : Mendorong dan menyakinkan konsumen untuk membutuhkan dan membeli produk yang ditawarkan.
  4. Action (Tindakan) : Konsumen memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan.

Selain itu, display juga bertujuan untuk memudahkan para konsumen. Artinya dengan adanya penataan produk, para konsumen akan merasa nyaman dan mudah dalam melilhat-lihat dan memilih produk yang ditawarkan.

Untuk mencapai tujuan di atas, penataan produk harus mampau menciptakan keselarasan antara elemen, cahaya atau alat pendukung lainnya. Selain itu, display juga harus menarik, sederhana, konsep yang dominan, rapi serta bersih.

Macam Macam Display

Display atau penataan produk terbagi menjadi 4 macam, antara lain :

1. Window Display

macam macam window display

Definisi windows display adalah memajangkan barang dagangan beserta symbol-simbolnya di jendela bagian depan toko atau kegiatan usaha.  Window display hanya memperlihatkan serangkaian produk yang ditawarkan saja, tanpa bisa disentuk oleh calon konsumen sehingga menjaga keamanan barang dagangan.

Jika calon konsumen tersebut tertarik dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk yang dipajang, maka ia dipersilahkan untuk masuk ke dalam dan melihat produk.  Karena posisinya di depan, window display sangat menentukan citra atau karakter dari sebuah toko.

Beberapa fungsi dari window display adalah :

  • Untuk menarik perhatian orang yang sedang lewat.
  • Menciptakan impulse buying (dorongan seketika) calon konsumen.
  • Untuk menarik perhatian calon konsumen terhadap produk-produk yang berada di toko.
  • Menggambarkan kualitas barang yang baik dan ciri khas toko.
  • Menimbulkan daya tarik konsumen terhadap keseluruhan suasana toko.

2. Interior Display

Pengertian interior display adalah  memajangkan barang-barang dagangan di dalam tempat usaha atau toko. Interior display banyak diterapkan untuk produk-produk yang telah dikenal luas oleh masyarakat banyak, sehingga tidak perlu dipajang lagi di depan.

Interior display terdiri dari beberapa macam, antara lain :

a. Merchandise Display

Merchandise display adalah menempatkan produk-produk dagangan di dalam toko atau kegiatan usaha  yang dapat terbagi menjadi tiga  bagian, yaitu :

open interior Display

  • Open Interior Display – Adalah penataan produk yang dijual di dalam toko dimana produk diletakkan secara terbuka  sehingga  konsumen dapat melihat serta mengamati tanpa bantuan dari petugas penjualan.

closed interior Display

  • Close Interior Display – Adalah penataan produk yang dijual di dalam toko dimana produk tersebut diletakkan di dalam sebuah tempat tertentu, sehingga konsumen hanya dapat mengamati produk tersebut. Bila konsumen tertarik dan ingin mengetahui lebih detail mengenai produk yang diinginkannya, maka petugas toko akan mengambilkannya.

b. Architectural Display 

Architectural Display

Architectural Display adalah penataan produk yang dijual dengan cara menampilkan gambaran bagaimana penggunaan produk tersebut dalam kehidupan sehari-hari, misalnya adalah ruang tamu, kamar mandi, kamar tidur, dan sebagainnya.

c. Store Sign and Decoration

Store Design and Decoration

Merupakan serangkaian benda sebagai symbol, tanda-tanda, lambang, gambar, poster maupun semboyan yang ditempatkan di atas meja atau digantung di dalam tempat usaha atau toko.

Store sign ini banyak digunakan untuk menunjukkan arah kepada konsumen pada tempat penataan produk, serta memberikan sejumlah informasi mengenai spesifikasi dan kegunaan produk tersebut. Sedangkan decoration, biasanya digunakan dalam acara-acara tertentu, seperti pada hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru, Kemerdakaan, dan sebagainya.

d. Dealer Display

Dealer display

Dealer display adalah pemajangan simbol-simbol atau petunjuk-petunjuk mengenai penggunaan produk yang diaplikasikan dengan cara wholesaler. Dengan menampilkan kegunaan produk dalam siimbol dan petunjuk, maka display ini juga berfungsi  sebagai pemberi peringatan kepada para petugas toko agar mereka tidak memberikan keterangan yang tidak sesuai dengan petunjuk yang telah terpajang.

Fungsi Interior display antara lain :

  • Untuk memperlihatkan semua produk yang dijual.
  • Memberikan kemudahkan dan kenyamanan pada konsumen dalam memilih dan mengamati produk yang diinginkan.
  • Mempermudah dalam pelayanan kepada konsumen.
  • Menampilkan kesan lengkap terhadap produk yang dijual.

3. Eksterior Display

Eksterior display

Eksterior display adalah penataan produk yang dijual pada tempat tertentu di luar tempat usaha atau toko. Sistem penataan produk pada eksterior ini banyak digunakan untuk promosi barang, pengenalan produk baru maupun penjualan istimewa, contohnya dalah cuci gudang, obral besar-besaran, pasar malam dan sebagainya.

Namun, penataan produk dengan sistem ini kurang optimal karena beberapa kelemahan seperti faktor keamanan barang, pengiriman barang, cuaca, dll. Sehingga sistem eksterior display hanya tepat digunakan pada kondisi penjualan tertentu saja.

Fungsi fungsi dari eksterior display adalah sebagai berikut :

  • Memperkenalkan produk baru dengan cepat dan ekonomis.
  • Membangun hubungan baik dengan masyarakat banyak, misalnya pda saat Hari Raya, Hari Kemerdekaan, ulang tahun, dan sebagainya.
  • Membantu memudahkan koordinasi advertising dan merchandising.
  • Dapat mendistribusikan produk ke konsumen dengan cepat.

4. Solari Display

solari display

Solari display adalah penataan produk yang dijual pada bagian Departemen Store sebagai daya tarik bagi konsumen setelah memasuki toko. Misalnya adalah pada pakaian dan aksesoris yang digunakan oleh boneka model (manequin).

Solari display bisa diaplikasikan pada open interior display maupun closed interior display, produk yang dijual harus tertata,rapi dan bersih agar para konsumen tertaik dan berminat untuk membelinya.

Syarat – Syarat Display yang Baik

syarat syarat dan pengertian display

Seorang pemilik toko harus memperhatikan aspek-aspek penting yang menjadi syarat dalam membuat display yang baik. Syarat – syarat display adalah sebagai berikut :

  1. Display harus mampu membuat produk-produk yang telah dipajang, menjadi lebih mudah dilihat, mudah dicari, serta mudah dijangkau. Ketiga hal tersebut merupakan syarat mutlak yang harus mampu diwujudkan oleh petugas display. Karena display yang semenarik apapun akan sia-sia bila tidak menerapkannya.
  2. Display harus memperhatikan aspek keamanan, baik keamanan bagi pengelola toko maupun keamanan bagi konsumen yang berada di dalam toko. Pada umumnya, produk-produk yang mudah pecah akan ditempatkan pada tempat-tempat tertentu yang aman. Sementara produk-produk yang berupa kaleng dan berat biasanya ditempatkan pada rak paling bawah, agar tidak menjatuhi pengunjung.
  3. Display harus informative dan komunikatif, para petugas display dapat memanfaatkan sejumlah alat pendukung seperti standing poster material.

Perawatan Display Produk secara umum

  • Melakukan pemeriksaan keadaan dan jumlah barang secara rutin dan berkala.
  • Menggolongkan produk sesuai dengan jenis dan kegunaannya.
  • Menyediakan tempat yang sesuai
  • Memberikan penerangan yang sesuai dan baik.

Demikianlah pengertian dan macam-macam display yang dapat digunakan oleh para pengusaha dalam memasarkan produk-produknya. Namun, yang paling penting adalah mengenai kualitas dan produk itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *