Artikel

Pupuk dan Pemupukan Adalah : Penjelasan Lengkap

Pemupukan adalah – Proses pemupukan sangat menentukan keberhasilan produksi tanaman. Dimana kegiatan memberikan pupuk ini dapat meningkatkan produksi tanaman dan memperlancar pertumbuhan...

Written by andra · 3 min read >
pengertian pemupukan

Pemupukan adalah – Proses pemupukan sangat menentukan keberhasilan produksi tanaman. Dimana kegiatan memberikan pupuk ini dapat meningkatkan produksi tanaman dan memperlancar pertumbuhan tanaman. Ada  beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses pemupukan, agar pemupukan tersebut berhasil.  Berikut ini adalah uraian lengkap dari pengertian pemupukan , tujuan, manfaat hingga metode pemupukan.

Pengertian Pupuk dan Pemupukan

Pupuk adalah sebuah bahan  yang berfungsi sebagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman atau untuk memperbaiki kesuburan tanah. Jadi, pupuk ini merupakan salah satu mineral yang nantinya ikut serta ditaburkan dalam tanah atau media tanam, dengan maksud untuk memenuhi unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman.

Pupuk terbagi dalam dua jenis, yaitu pupuk organik atau pupuk anorganik (kimia).  Pada penggunaannya, pupuk kimia sering digunakan dan secara berlebihan dengan harapan dapat memenuhi unsur hara lebih cepat bagi tanaman. Namun sayangnya, hal ini dapat memberikan dampuk negatif kepada tanah dan lingkungannya.

Pemupukan Adalah …

Pemupukan adalah kegiatan memberikan bahan (pupuk) dengan tujuan untuk menambahkan nutrisi dan unsur hara agar pertumbuhan tanaman lebih baik.  Pada umumnya., pemupukan digunakan pada tanaman, baik tanaman budidaya maupun hias, namun tidak sedikit juga pemupukan digunakan untuk menyuburkan tanah.

Pupuk dapat diberikan  dalam bentuk padat atau cair melalui tanah, yang kemudian diserap oleh akar tanaman. Akan tetapi, pupuk juga dapat diberikan melalui permukaan tanaman, terutama daun. Pemupukan dapat dilakukan dalam beberapa cara, yaitu seperti pemupukan tabor, kocor, semprot ataupun injek (suntikan).

Bahan bahan yang digunakan untuk pemupukan, antara lain seperti :

  • Mulsa (pengawes lengas tanah, penyangga temperatur)
  • Pembenah tanah (soil conditioner, untuk memperbaiki struktur tanah)
  • Kapur pertanian (untuk menaikkan pH tanah yang terlalu rendah, atau untuk mengatasi keracunan Al dan Fe)
  • Tepung belerang (untuk menurunkan kadar pH tanah yang semula tinggi)
  • Gipsum (untuk menurunkan kegaraman tanah)
  • Rebuk kandang dan hijauan legum yang diberikan ke dalam tanah dapat juga berfungsi sebagai pupuk maupun pembenah tanah.

Tujuan Pemupukan

Ada beberapa tujuan dari kegiatan  pemupukan, adalah sebagai berikut :

  • Memenuhi ketersediaan hara secara optimal untuk mendukung pertumbuhan tanaman sehingga diperoleh peningkatan hasil panen.
  • Mengurangi persaingan unsur hara dengan gulma, dan resisten terhadap hama serta penyakit tanaman.
  • Menggantikan unsur hara yang telah hilang akibat terangkut oleh hasil panen, pencucian dan lain sebagainya.
  • Memperbaiki kondisi tanah yang kurang baik atau mempertahankan kondisi tanah yang sudah baik untuk pertumbuhan tanaman.

Hal Hal Yang Diperhatikan Dalam Pemupukan

tujuan pemupukan adalah
bisnis.tempo.co

Memupuk merupakan cara yang sangat efektif untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil tanaman.

Penggunaan pupuk yang efisien dan benar pada dasarnya memberikan pupuk dengan jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, serta pemupukan dilakukan dengan cara yang tepat dan waktu yang tepat pula sesuai dengan tingkat pertumbuhan tanaman sehingga mampu memberikan hasil yang terbaik.

1. Jenis Pupuk Yang Digunakan

Setiap tanah mengandung  jumlah unsur hara yang berbeda-beda, sehingga kebutuhan pupuk pada masing-masing tanah juga berbeda. Kemasaman tanah juga berpengaruh terhadap pupuk jenis apa yang harus diberikan. Dalam hal ini reaksi fisiologis dari pupuk harus diperhatikan, agar tidak mengubah tanah menjadi lebih masam.

Disisi lain, setiap jenis pupuk juga memiliki jumlah kandungan unsur hara, reaksi fisiologis, kelarutan, dan kecepatan yang berbeda-beda, dengan demikian antara jenis pupuk  harus disesuaikan dengan kebutuhan tanah.

2. Jumlah Pupuk Yang Diberikan

Jumlah pupuk yang diberikan berkaitan erat dan harus ada kesesuaian antara kebutuhan tanaman akan unsur hara, kandungan unsur hara yang ada di dalam tanah, serta kadar unsur hara yang terdapat pada pupuk.

Penentuan kebutuhan akan pupuk dapat dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu :

  1. Uji tanah, uji tanaman
  2. Perhitungan kebutuhan pupuk
  3. Rekomendasi pupuk

3. Waktu Pemupukan

Selama pemberian pupuk, waktu yang tepat perlu diperhatikan karena kebutuhan jenis pupuk dan jumlahnya memiliki spesifikasi yang berbeda-besa tiap fase tumbuh tanaman.

Waktu pemupukan ditentukan oleh :

  • Sifat tanaman, fase pertumbuhan, sifat tanah dan sifat pupuk
  • Iklim dan mobilitas hara

Waktu pemupukan terbagi atas :

  • Pupuk yang bekerjanya cepat – Pupuk ini diberikan setelah tanam dan sebaiknya diberikan sedikit demi sedikit dalam dua atau tiga kali pemupukan, karena pupuk ini mudah tercuci. Contoh ; ZA, Urea, ASN, NH4 Cl.
  • Pupuk yang bekerjanya lambat– Pupuk ini diberikan sebelum tanam dan sekaligus. Untuk jenis tanaman tahunan yang telah lama tumbuh, diberikan setiap akan mulai kegiatan maksimum pertumbuhan. Contohnya : ESP, DSP, TSP dan FMP.
  • Pupuk yang bekerjanya sedang – Pupuk ini diberikan bisa sebelum atau sesudah tanam, asal jangan terlalu jauh dengan saat mulainya aktifitas tanaman. Contoh : SS, Rustica Yellow

4. Cara Pemupukan

Cara pemupukan sangat penting dan harus diperhatikan, karena :

  • Agar pupuk dapat diserap oleh akar tanaman secara lebih baik dan efsien
  • Agar pupuk tidak merusak biji yang ditanam atau akar tanaman

Metode pengaplikasian pupuk :

  1. Pupuk Padat : Tebar, penempatan atau di bawah permukaan
  2. Pupuk Cair : spray, langsung ke tanah, melalui irigasi

Lokasi Pemberian Pupuk

  • Permukaan tanah : tebar, strip, tebar jalur samping
  • Bawah permukaan : tebar bajak, tebar campur tanah, tebar jalur samping tanah, baris dengan biji, jalur terpisah dengan biji
  • Langsung pada tanaman : penyemprotan langsung ke daun, injeksi pada batang

Pupuk yang diberikan dapat memberikan manfaat secara optimal terhadap tanaman bila metode yang digunakan saat pemberian pupuk sesuai aturan pakai.

Faktor Yang Mempengaruhi Pemupukan

Adapun faktor faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan proses pemupukan antara lain :

  • Tanah : kondisi fisik (kelerengan, jeluk mempan perakaran, retensi lengas dan aerasi), kondisi kimiawi (retensi hara tersedia, reaksi tanah, bahan organik tanah, sematan hara status dan imbangan hara), dan kondisi biologis (pathogen, gulma).
  • Tanaman : jenis, umur dan hasil panen yang diharapkan
  • Pupuk : sifat, mutu , ketersediaan dan harga
  • Iklim : suhu, curah hujan, panjang penyinaran dan angin

Pentingnya Pemupukan

pentingnya pemupukan
blog.tokotanaman.com

Unsur hara merupakan salah satu zat yang sangat dibutuhkan tanaman sebagai nutrisi agar dapat tumbuh. Kebutuhan hara tanaman yang cukup akan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Pengaruh dari usaha pertanian yang dilakukan manusia maka proses penghanyutan dan pencucian zat hara yang hilang dari tanah semakin besar. Ditambah lagi unsur-unsur hara yang hilang dari tanah pertanian bersama bagian-bagian tanaman yang dipanen juga cukup banyak.

Pertumbuhan tanaman akan optimal bila kebutuhan unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg,S) dan mikro (Fe, Cu, Zn, B, Cl, Co, Na, Si) terpenuhi.

Tanaman yang kekurangan akan jumlah unsur hara akan menunjukkan beberapa gejala, seperti :

  • Daun menguning
  • Bunga tidak muncul
  • Panen terhambat dan produksi menurun

Kesuburan tanah merupakan suatu kondisi dimana kandungan unsur hara, tata air dan udara di dalam tanah telah seimbang sehingga mampu mendukung kebutuhan pertumbuhan tanaman.

Tanah yang sehat  dan subur dapat ditandai dengan beberapa ciri, yaitu :

  • Warna yang cenderung hitam ( kaya bahan organik)
  • Gembur
  • pH netral
  • terdapat mikroorganisme (bakteri)
  • dan makrofauna (cacing tanah)

Demikianlah pemaparan pupuk dan pemupukan hingga pentingnya pemupukan bagi pertanian. Semoga artikel di atas bermanfaat,,,,,,,,,,,,,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *