Artikel

KELURAHAN Adalah : Pengertian, Tugas & Bedanya Dengan Desa

Kelurahan Adalah – Desa dan Kelurahan adalah dua satuan pemerintahan terendah dengan status yang berbeda. Pemerintahan pada desa dan kelurahan secara entitas...

Written by andra · 3 min read >
uraian lengkap kelurahan

Kelurahan Adalah – Desa dan Kelurahan adalah dua satuan pemerintahan terendah dengan status yang berbeda. Pemerintahan pada desa dan kelurahan secara entitas memang berbeda, namun memiliki misi yang sama yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk memahami kelurahan lebih lengkap, berikut adalah uraian kedudukan, tugas dan fungsi kelurahan secara lengkap.

Kelurahan Adalah

Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2006, bahwa kelurahan adalah : wilayah kerja Lurah sebagai perangkat Kabupaten / Kota dalam wilayah kerja kecamatan. Seorang lurah adalah kepala kelurahan.

Dengan kata lain, kelurahan adalah perwujudan dari dekonsentrasi dalam pemerintahan daerah dari Bupati/Walikota kepada Lurah sebagai instansi vertikal di bawahnya. Lurah ditunjuk oleh Bupati/Walikota atas usul Camat, dimana telah menguasai pengetahuan teknis pemerintahan dan memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan.

Kelurahan merupakan unit pemerintahan terkecil setingkat dengan desa yang juga terdiri dari beberapa Rukun Warga(RW).  Pemerintahan ditingkat kelurahan maupun desa merupakan unsur pemerintahan yang berhubungan secara langsung dengan masyarakat. Secara yuridis, sebuah desa dapat diubah statusnya menjadi kelurahan.

Pembentukan kelurahan adalah penggabungan beberapa kelurahan atau bagian kelurahan yang berdekatan, atau juga pemekaran dari satu kelurahan menjadi dua kelurahan  atau lebih. Atau juga bisa pembentukan kelurahan di luar kelurahan yang telah ada. Sedangkan penghapusan kelurahan adalah tindakan meniadakan kelurahan yang telah ada.

Pembentukan sebuah kelurahan sekurang-kurangnya telah memenuhi persyaratan, antara lain :

  1. Jumlah penduduk;
  2. Luas wilayah;
  3. Bagian wilayah kerja; dan
  4. Sarana prasarana pemerintahan.

Tujuan Pembentukan Kelurahan

Kelurahan dibentuk dengan tujuan untuk  meningkatkan pelayanan masyarakat, menjalankan fungsi pemerintahan, serta pemberdayaan masyarakat dalam rangka mempercepat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Perbedaan Desa dan Kelurahan

tugas kelurahan adalah

Desa adalah satuan pemerintahan yang memiliki hak otonomi adat yang berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat sehingga merupakan badan hukum. Sementara kelurahan adalah satuan pemerintahan administrasi yang hanya sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah Kabupaten/Kota.

Dengan demikian, kelurahan bukan merupakan badan hukum. Namun hanya sebagai tempat beroperasinya pelayanan pemerintahan dari pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah kelurahan tersebut. Sedangkan desa adalah wilayah dengan batas-batas tertentu sebagai kesatuan masyarakat hukum (adat) yang memiliki hak dalam mengatur dan mengurus urusan masyarakat setempat.

AspekDesaKelurahan
PemimpinKepala DesaLurah
LetakJauh dari Kota/Kecamatan, pinggiran kota, pelosok, kaki gunung, sekitar pantaiKota / Kecamatan
Pemilihan PemimpinMasyarakat setempat dengan demokrasi PilkadesDitunjuk oleh Bupati/Walikota atas usulan kecamatan
Status Kepegawaian PemimpinBukan PNSPNS (Pegawai Negeri Sipil)
Status JabatanPemimpin Desa / Kepala DesaPerangkat pemerintahan Kabupaten/Kota yang bertugas
Masa Jabatan PemimpinMaksimal 5 Tahun Dalam 2 PeriodeTidak dibatasi, disesuaikan dengan aturan pensiun PNS
KeuanganAPBN melalui dana desa/ pendapatan asli desaAPBD
Sifat MasyarakatKekeluargaan, Agama dan Adat istiadat kuatlebih ke individu masing-masing, agama dan adat istiadat lemah karena bermacam macam suku.
Badan PerwakilanBPD (Badan Perwakilan Desa)DK (Dewan Kelurahan)
WewenangMengatur dan MengurusMengurus

Dari uraian di atas, bahwa pembagian wilayah antara desa dan kelurahan sangat kompleks, dimana sangat dipengaruhi oleh budaya dan adat setempat. Sehingga terdapatbanyak hal yang membedakan kedua wilayah tersebut.

Sebuah desa dapat menjadi kelurahan bila sejumlah persyaratan-persyaratan secara teknis dan administratif terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Dimana dalam undang-undang tersebut, Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dapat memprakarsai perubahan status desa menjadi kelurahan dengan memperhatikan saran dan pendapat masyarakat desa setempat melalui Musyawarah Desa. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mencegah timbulnya konflik.

Tugas dan Fungsi Kelurahan

Tugas dan Fungsi Lurah

Seorang Lurah memiliki beberapa tugas pokok untuk membantu Camat dalam :

  1. Menjalankan kegiatan pemerintahan kelurahan;
  2. Melakukan pemberdayaan masyarakat;
  3. Melaksanakan pelayanan masyarakat;
  4. Menjaga dan memelihara ketentraman dan ketertiban umum; dan
  5. Memelihara sarana dan prasarana serta fasilitas pelayanan umum.

Dalam menjalankan sejumlah tugas di atas, seorang Lurah memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Menyusun program dan kegiatan Kelurahan;
  2. Koordinasi penyelenggaraan pemerintahan di wilayah Kelurahan;
  3. Penyelenggaraan kegiatan pembinaan ideology negara dan kesatuan bangsa lingkup rukun warga;
  4. Korrdinasi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat;
  5. Pembinaan terhadap penyelenggaraan kegiatan di bidang POSYANDU dan kebersihan;
  6. Pembinaan terhadap penyelenggaraan dalam bidang kesejahteraan sosial;
  7. Pelaksanaan penatausahaan Kelurahan;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Tugas – Tugas Lurah secara rinci adalah :

  1. Menyusun program kerja kegiatan di tingkat Kelurahan;
  2. Menyusun usulan rencana anggaran belanja Kelurahan;
  3. Mempelajari dan Menelaah peraturan perundang-undangan, petunjuk pelaksanaan serta petunjuk teknis yang berlaku;
  4. Melakukan koordinasi dengan seksi-seksi pada unit kerja maupun SKPD/Instansi terkait sesuai dengan bidang tugasnya dalam rangka kelancaran penyelenggaraan tugas;
  5. Mengkoordinasikan dan mendistribusikan pekerjaan kepada bawahan;
  6. Melaksanakan ketatausahaan kelurahan guna menunjang kinerja organisasi;
  7. Melaksanakan pelayanan umum kepada masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Melaksanakan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum guna menunjang kegiatan masyarakat;
  9. Menjalankan tugas-tugas umum pemerintahan, kesejahteraan rakyat, pembinaan ketentraman dan ketertiban, serta ekonomi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat;
  10. Memantau, mengontrol dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan;
  11. Memberikan penilaian dan mendatangani Sasaran Kinerja Pegawai;
  12. Memberikan saran, pendapat dan pertimbangan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya;
  13. Melaporkan pelaksanaan program dan kegiatan kepada atasan; dan
  14. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai perangkat daerah, Lurah bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota melalui camat.

Tugas dan Fungsi Sekretariat Kelurahan

Sekretariat kelurahan dipimpin oleh seorang sekretaris kelurahan yang berada di bawah dan bertanggungjawab secara langsung kepada Lurah. Beberapa tugas pokok sekretaris kelurahan dalam membantu Lurah antara lain :

  1. Mempersiapkan bahan rumusan kebijakan dan pelaksanaan pengelolaan administrasi umum, sarana dan prasarana, kerumahtanggaan, keuangan, kepegawaian, kehumasan, organisasi dan tatalaksana; dan
  2. Menyelenggarakan pelayanan teknis administratif kepada unsur satuan organisasi Pemerintahan Kelurahan.

Dalam menjalankan tugas pokok di atas, sekretaris kelurahan memiliki sejumlah fungsi ;

  1. Pelaksanaan penyusunan rencana dan program kegiatan layanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan pemerintah Kelurahan;
  2. Penyelenggaraan pengelolaan administrasi kerumahtanggaan, tatalaksana, dan ketatausahaan pemerintah Kelurahan;
  3. Penyelenggaraan pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana pemerintah Kelurahan;
  4. Pelaksanaan penyusunan dan penyampaian laporan kegiatan pemerintah Kelurahan;
  5. Pelaksanaan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugas, fungsi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  6. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  7. Pelaksanaan koordinasi pelayanan kesekretariatan dengan sub unit kerja lain di lingkungan Kelurahan.

Uraian tugas-tugas Sekretaris Kelurahan adalah sebagai berikut :

  1. Menyusun program kerja dan rencana kegiatan kesektretariatan;
  2. Menyusun usulan rencana anggaran belanja kegiatan kegiatan kesekretariatan;
  3. Menghimpun dan mempelajari petunjuk teknis dan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang berhubungan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dan landasan kerja;
  4. Melakukan koordinasi dengan seksi-seksi pada unit kerja maupun SKPD/Instansi terkait sesuai dengan bidang tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
  5. Mengatur dan mengkoordinasikan pekerjaan kepada bawahan;
  6. Mengawasi dan mengontrol pelaksanaan tugas inventarisasi data kesekretariatan;
  7. Menjalankan ketatausahaan guna tertib administrasi;
  8. Melaksanakan pelayanan KTP, pindah tempat, kelahiran dan kematian;
  9. Melaksanakan urusan umum, kepegawaian, keuangan untuk mewujudkan tertib administrasi;
  10. Mengawasi, mengontrol dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan;
  11. Memberikan penilaian dan mendatangani Sasaran Kinerja Pegawai;
  12. Memberikan saran, pendapat dan pertimbangan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya;
  13. Melaporkan pelaksanaan program dan kegiatan kepada atasan; dan
  14. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya.

Demikian uraian lengkap tugas dan fungsi kelurahan menurut peraturan perundang-undangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *