Artikel

Profil & Horizon Tanah Adalah : Pengertian, Susunan Hingga Manfaat

Horizon Tanah Adalah –  Apabila kita menggali sebuah lubang pada tanah, maka akan terlihat lapisan-lapisan yang berbeda fisik, kimia dan biologinya. Lapisan-lapisan...

Written by andra · 5 min read >
pengertian horizon tanah

Horizon Tanah Adalah –  Apabila kita menggali sebuah lubang pada tanah, maka akan terlihat lapisan-lapisan yang berbeda fisik, kimia dan biologinya. Lapisan-lapisan tanah inilah yang dinamakan dengan horizon tanah. Susunan horizon tahan tersebut disebut dengan profil  tanah. Untuk memperjelas pengertian profil tanah dan horizon tanah, di bawah ini adalah pemaparan lengkapnya.

Pengertian Profil Tanah

Profil tanah adalah suatu irisan melintang  (vertikal) pada tubuh tanah yang menampilkan susunan horizon tanah, dimulai dari lapisan permukaan tanah hingga lapisan batuan induk tanah (regolit) . Lapisan-lapisan ini biasanya terdiri dari horizon O-A-E-B-C-R. Horizon O-A disebut lapisan tanah atas dan horizon E-B disebut lapisan tanah bawah.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa lapisan tanah terbagi menjadi beberapa bagian yang disebut dengan horizon tanah dan tersusun dalam satu kesatuan yang dinamakan dengan profil tanah.

Syarat – syarat profil tanah antara lain :

  1. Tegak (Vertikal)
  2. Baru
  3. Tidak mendapat sinar matahari secara langsung,
  4. Tidak tergenang air
  5. Dan mewakili tapak sekeliling.

Profil dari tanah yang telah berkembang lanjut umumnya memiliki horizon-horizon berikut ini :

  • Lapisan Tanah Atas (Top Soil), terdiri dari Horizon O dan Horizon A
  • Lapisan Tanah Bawah (Sub Soil), terdiri dari Horizon E dan Horizon B
  • Solum Tanah terdiri dari lapisan tanah atas dan lapisan tanah bawah.

Pengertian Horizon Tanah

susunan horizon tanah adalah
pinterest

Horizon tanah adalah lapisan tanah atau bahan tanah yang kurang lebih sejajar dengan permukaan bumi /tanah dan memiliki ciri-ciri tertentu (khas).

Horizon tanah dan lapisan tanah adalah berbeda dalam hal proses pembentukannya. Pada horizon tanah terbentuk sebagai hasil proses perkembangan tanah, sedangkan lapisan tanah terbentuk karena proses pengendapan bahan tanah oleh tenaga geomorfik.

Susunan horizon tanah dari permukaan ranah ke bawah ditentukan oleh logika pembentukan tanah oleh berbagai proses translokasi, transformasi, pengurangan dan penambahan atas senyawa kimia dan partikel tanah di dalam profil.

Sementara urutan lapisan tanah mengikuti logika pengendapan material batuan yang khas  menurut macam tenaga geomorfik yang mengendapkannya.

Salah satu contoh yang paling sering dijumpai adalah lapisan tanah hasil pengendapan oleh proses air akan memiliki urutan material paling kasar berada di lapisan paling dasar dan material paling halus akan berada di lapisan paling atas.

Susunan Horizon Tanah

susunan horizon tanah
meritpathcom

Setiap tanah memiliki ciri-ciri oleh susunan horizon tertentu yang tidak sama. Horizon-horizon tersebut dapat dibedakan berdasarkan warna, sifat fisik, kimiawi serta sifat morfologi lainnya. Dan pada umumnya setiap profil tanah terdiri atas dua atau lebih horizon utama.

Horizon-horizon utama dapat disimbolkan dengan beberapa huruf capital seperti O, A, E, B, C dan R. Untuk keterangan masing masing horizon tanah utama adalah sebagai berikut :

1. Horizon O

Horizon O adalah horizon tanah yang berada pada bagian paling atas, lapisan tanah organik, yang dihasilkan dari pelapukan dan pembusukan tanaman, daun-daun yang jatuh berguguran ataupun bangkai hewan.

Horizon ini banyak ditemukan pada tanah-tanah hutan yang belum terganggu.  Lapisan yang mengandung humus ini berwarna  agak gelap cenderung kehitaman dan agak tipis bila dibandingkan dengan jenis horizon lain.

Horizon O juga merupakan horizon organik yang terbentuk di atas lapisan tanah mineral. Horizon organik merupakan tanah yang mengandung bahan organik lebih besar  dari 20%, pada seluruh penampang tanah.

Horizon O terbagi menjadi dua jenis, antara lain :

  • Horizon O1 : bentuk asli sisa-sisa tanaman yang masih nampak berupa guguran dedaunan dan serpihan organik yang berlum terombak.
  • Horizon O2 : bentuk asli sisa-sisa tanaman yang sudah tidak nampak merupakan campuran bahan dan rombakan material organik.

2. Horizon A

Horizon A merupakan jenis horizon tanah yang terbentuk pada lapisan atas di bagian bawah lapisan O, yang tersusun atas campuran bahan organik dan bahan mineral. Horizon A  juga dinamakan dengan sebagai lapisan topsoil, yang mana tersusun dari materi organic dengan warna gelap yang bercampur dengan butiran mineral karena efek dari aktivitas organisme.

Horizon jenis ini memiliki warna coklat agak tua hingga kehitam-hitaman. Pada horizon ini juga cukup subur karena berada di bawah horizon O. Untuk ketebalan lapisan ini kurang lebih sekitar 20 hingga 35 cm.

Horizon A dapat dibagi menjadi tiga jenis, antara lain :

  • Horizon A1 : Horison tempat percampuran antara horizon organik dan mineral sehingga berwarna gelap.
  • Horizon A2 : Horizon tempat pencucian atau eluviasi bahan organik secara maksimal dan memiliki warna cenderung terang dan tekstur yang lebih kasar.
  • Horizon A3 : Horizon sebagai zona peralihan A ke B, namun lebih mendominasi A

3. Horizon E

Horizon E merupakan jenis horizon yang berada di bawah permukaan tanah yang mengalami proses pelindian (leaching) maksimal  dan telah kehilangan kandungan mineral cukup besar.

Horizon ini kerap melekat pada jenis Horizon A dengan tujuan untuk menggantikan lapisan tersebut, karena memang sama-sama mengandung kadar organik rendah namun kadar pasir debu kuarsa tinggi. Untuk membedakan batas dengan horizon yang berada di bawahnya, maka dapat dicirikan horizon E berwarna lebih terang disbanding horizon B.

4. Horizon B

Horizon B adalah horizon pengendapan akibat akumulasi hasil pencucian bahan material dari horizon-horizon tanah sebelumnya , sehingga horizon ini terbentuk di bawah horizon A,E atau O.

Horizon pada lapisan tanah ini memiliki warna merah agak kekuningan, dimana warna merah menandakan bahwa kesuburan tanah pada lapisan ini sudah mulai hilang. Di sampiing itu, pada horizon B terdapat perubahan bahan bahan dari kondisi asalnya atau proses alterasi sehingga terbentuk gumpalan (Blocky), butiran (granule) dan tiang (prismatic).

Horizon B dapat dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain :

  • Horizon B1 : merupakan horizon yang berada di dekat horizon A sehingga memiliki ciri-ciri fisik yang hampir sama dengan horizon A2 dan A3.
  • Horizon B2 : yaitu horizon yang berada di bawah horizon B1 dan memiliki ciri fisik paling menonjol dari horizon B. Horizon B2 berwarna paling kelam dan massa jenis paling berat dan padat disbanding B1.
  • Horizon B3 : merupakan horizon peralihan antara horizon B dengan C atau R. Horizon B3 memiliki ciri ciri yang hampir sama dengan horizon B pada umumnya.

5. Horizon C

Horizon C adalah lapisan tanah yang bahan utama penyusunnya masih berupa batuan atau kerikil dan belum terjadi perubahan baik secara fisik ataupun struktur kimiawinya. Karena lapisan tanah ini belum mengalami pelapukan, maka penampakannya sangat berbeda dibanding dengan horizon-horizon sebelumnya.

Pada horizon ini, akar-akar tumbuhan tidak mampu untuk menembusnya dan mengandung bahan organik yang sangat sedikit sekali. Horizon C tidak terbagi lagi seperti horizon sebelumnya , karena memang hanya memiliki satu sifat.

6. Horizon R

Horizon R merupakan lapisan tanah paling dasar atau terdalam yang terdiri dari batuan keras yang belum pernah mengalami pelapukan. Batuan keras ini disebut sebagai batuan induk dan tidak ada aktivitas organik di dalam lapisan ini.

Pada lapisan ini sama sekali tidak ada tanah, sehingga horizon ini mendapat julukan sebagai lapisan batuan induk. Karena tersusun dari batuan keras dan pejal, maka horizon ini sangat sulit untuk digali. Namun demikian, lapisan tanah ini bisa menjadi tanah  tapi membutuhkan waktu yang sangat lama hingga jutaan tahun.

Setelah Horizon R, tidak terdapat lapisan tanah lagi, yang ada hanyalah air tanah. Sehingga horizon R merupakan batas dari lapisan tanah dan air tanah yang ada di dalam tanah.

Batasan Horizon Tanah

Diantara horizon-horizon di atas terdapat batasan-batasan yang pengelompokkannya menjadi empat batas peralilhan. Batasan peralihan ini dapat dilihat secara visual bila seandainya  penampang tanah dipotong secara vertical yang pemaparannya adalah sebagai berikut :

  • Batas horizon nyata, yaitu bila zona peralihan ini memiliki ketebalan di bawah 2,5 cm.
  • Batas horizon jelas, yaitu bila zona peralihan memiliki jarak atau ketebalan antara 2,5 cm hingga 6,5 cm.
  • Batas horizon berangsur, yaitu apabila zona peralihan terjadi pada suatu lapisan tanah dengan jarak antara 6,5 cm hingga 12,5 cm.
  • Batasan horizon baur, yakni apabila zona peralihan terjadi pada jarak diatas 12,5 cm dan umumnya sudah sulit membedakan diantara dua jenis horizon krena batas yang samar.

Manfaat Horizon Tanah

Setiap horizon tanah tentu memiliki manfaat dan fungsi masing masing. Untuk mengetahui sifat-sifat yang dimiliki suatu tanah,  maka dapat dilakukan dengan pengamatan pada penampang vertikal tanah. Adapun manfaat horizon tanah adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mengidentifikasi kelengkapan dan penyebaran horizon tanah. Sehingga akan diketahui pencirian dari tingkat perkembangan dan umur tanah. Dimana semakin lengkap dan majemuk susunan horizon suatu tanah, maka akan semakin baik dan tua usia tanah tersebut.
  2. Untuk mengetahui kedalaman lapisan tanah atas (top soil) . Mengetahui kedalaman lapisan tanah sangat penting sebelum memulai menanam tanaman yang berakar pendek seperti kacang tanah, kedelai dan padi. Dengan demikian, akan diketahui tanaman yang tepat dengan keadaan suatu lapisan tanah atas tersebut.
  3. Untuk mengetahui warna pada lapisan tanah. Warna tanah menggambarkan kondisi aerob dan anaerob, dimana bila warna tanah terang maka menandakan kondisi aerob, dan warna kelabu mencerminkan kondisi anaerob. Disamping itu, warna hitam mencerminkan tingkat unsur organik, sehingga melalui warna tanah dapat diketahui tingkat kesuburannya.

Horizon tanah merupakan sebuah sampel yang dapat menunjukkan bagaimana kondisi dan karakteristik tanah secara lengkap. Dapat diibaratkan horizon tanah adalah sebuah buku yang berisikan sejarah perkembangan tanah secara lengkap, dimana dari sanalah semua proses kimiawi dan biologis tanah dapat diketahui.

Terakhir , horizon tanah dapat memberikan petunjuk mengenai tingkat kesuburan dan ketersediaan unsur hara di dalam tanah tersebut.

Demikianlah pemaparan profil dan horizon – horizon tanah hingga manfaatnya. Semoga artikel di atas dapat menjadi referensi anda semua dan bermanfaat…………………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *