Pendidikan

Analisis Univariat Adalah : Pengertian beserta Contohnya

Analisis Univariat adalah – Dalam menggunakan sebuah metode analisis data, tentu anda sebagai seorang peneliti harus memahami penggunaan dan tujuan analisis data...

Written by andra · 3 min read >
analisis univariat adalah

Analisis Univariat adalah – Dalam menggunakan sebuah metode analisis data, tentu anda sebagai seorang peneliti harus memahami penggunaan dan tujuan analisis data itu sendiri. Masing masing cara memiliki tingkat ketelitian yang pada penggunaannya disesuaikan dengan tujuan penelitian itu sendiri.

Ditinjau berdasarkan variabelnya, analisis data terbagi menjadi tiga jenis, yaitu univariat, bivariat dan multivariat. Pada artikel ini, akan kami uraikan lengkap mengenai analisis univariat beserta kegunaan dan contoh contoh analisis univariat dalam penelitian.

Pengertian Analisis Univariat

Analisis Univariat adalah analisa yang digunakan untuk menganalisis tiap variabel dari hasil penelitian (Notoadmojo, 2005 :188). Analisa univariat digunakan pada masing-masing variabel yang diteliti.

Analisis univariat adalah sebuah teknik analisis data terhadap satu variabel secara mandiri, yang mana tiap variabel dianalisis tanpa dikaitkan dengan variabel lainnya. Analisis univariat bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi karakteristik  tiap variabel yang diteliti.

Karena hanya menganalisis satu variabel saja, maka hasil dari analisis univariat tidak boleh dikaitkan dan disimpulkan dengan variabel lain. Analisis ini juga biasa disebut dengan analisis deskriptif atau statistik deskriptif yang menggambarkan satu variabel yang diteliti saja.

Analisis univariat merupakan metode analisis yang paling dasar terhadap suatu data. Hampir pada sebagian besar laporan, baik laporan penelitian, praktik, laporan bulanan, dan informasi yang menggambarkan suatu fenomena menggunakan analisis univariat.

Model pengukuran dengan analisis univariat akan menghasilkan sebuah informasi atau sekumpulan data yang berupa ukuran statistic, tabel, grafik. Pada dasarnya, analisis univariat digunakan untuk mengetahui distribusi frekuensi, kecenderungan tengah (central tendency) dan penyebaran (Dispersion).

Perbedaan Univariat dengan Bivariat dan Multivariat

Apabila  analisis univariat telah selesai dikerjakan, maka hasilnya akan diketahui karakteristik atau distribusi setiap variabel.  Maka dapat dilanjutkan dengan analisis bivariat. Analisis bivariat digunakan terhadap dua variabel yang diduga memiliki korelasi.

Analisis bivariat hanya akan menyajikan hubungan antara dua variabel (variabel independen dengan dependen). Untuk mengidentifikasi hubungan yang lebih dari satu variabel independen terhadap satu variabel dependen, harus dilakukan dengan menggunakan analisis multivariat. Sehingga analisis multivariat merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan lebih dari dua variabel secara bersamaan.

Contoh Analisis Univariat

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa analisis univariat hanya menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari setiap variabel.  Misalnya adalah distribusi responden berdasarkan umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan sebagainya.

Berikut adalah contoh analisis univariat yang menampilkan hasil distribusi responden berdasarkan  variabel kepatuhan berobat TB.

KEPATUHANNPORSENTASE
Patuh14860.8 %
Tidak Patuh13139.2 %
Total279100 %

Berdasarkan tabel di atas, maka responden yang patuh berobat TB yaitu dengan prosentase 60,8 % lebih tinggi dibanding dengan yang tidak patuh dengan 39,2%.

Tujuan dan Fungsi Analisis Univariat

Secara umum, analisis univariat memiliki beberapa tujuan yaitu :

  1. Mengidentifikasi Karakteristik Data

Dengan model analisis univariat akan diketahui karakteristik data yang akan diteliti, apakah berdistribusi normal, menceng kiri, menceng kanan, terdapat outlier, dan lain sebagainya.

  1. Mengetahui Ukuran Pemusatan, Penyebaran dan Statistik Deskriptif

Mengetahui ukuran pemusatan, ukuran penyebaran dan statistik deskriptif lainnya dari sebuah data-data yang dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut seperti analisa regresi.

  1. Menghasilkan DIstribusi Frekuensi dari Sebuah Data

Beberapa fungsi atau kegunaan dari analisis univariat adalah :

  1. Untuk melihat adanya kesalahan entry data atau koding
  2. Menggambarkan suatu kondisi fenomena yang dikaji dengan baik
  3. Sebagai petunjuk pemecahan suatu masalah
  4. Sebagai bahan dalam analisis lebih lanjut seperti bivariate atau multivariate

Contoh Analisis Univariat

Berikut adalah contoh contoh analisis univariat dari beberapa perhitungan distribusi frekuensi, kecenderungan tengah dan normalitas.

1. Distribusi Frekuensi

Di bawah ini adalah hasil analisis univariat dari output perhitungan program SPSS dengan sampel penelitian berdasarkan usia dan masa kerja.

Tabel 1. Distribusi frekuensi sampel menurut usia

contoh distribusi frekuensi berdasarkan usia
academia.edu

Dari tabel di atas bahwa frekuensi sampe yang berusia  < 40 tahun sebanyak 22 orang (44 %). Sedangkan sampel yang berusia >=40 tahun sebanyak 28 orang (56 %).

Tabel 2. Distribusi Frekuensi sampel menurut masa kerja

contoh distribusi frekuensi berdasarkan masa kerja
academia.edu

Dari  sajian tabel di atas bahwa frekuensi sampel yang memiliki masa kerja <10 tahun sebanyak 16 orang (32%). Sementara sampel dengan masa kerja lebih dari atau sama dengan 10 tahun sebanyak 34 orang (68 %).

2. Median

Median dari himpunan pengukuran x1, x2, x3, x4, ……. Xn didefinisikan sebagai nilai dari x yang jatuh ditengah-tengah (Bila pengukuran disusun sesuai urutan besarnya). Namun apabila jumlah pengukuran genap, maka median akan dipilih pada nilai x yang terletak di tengah antara dua pengukuran-pengukuran tengah.

Contoh :

  • Tinjaulah pengukuran-pengukuran sampel berikut : 9, 2, 7, 11, 14. Bila disusun dalam urutan besarnya, maka sampel tersebut menjadi 2, 7,9, 11, 14. Maka mediannya adalah 9.
  • Tinjaulah pengukuran pengukuran sampel berikut : 9, 2, 7, 11, 14, 6. Bila disusun dalam urutan besarnya, maka sampel tersebut menjadi 2, 6, 7, 9, 11, 14. Maka mediannya adalah antara 7 dan 9 yaitu 8.

3. Modus

Modus dari himpunan pengukuran x1, x2, x3, x4 ……. xn didefinisikan sebagai nilai x yang keluar dengan frekuensi tertinggi. Contoh : tinjaulah pengukuran pengukuran sampel berikut : 9, 2, 7, 11, 14, 7, 2, 7. Angka 7 keluar sebanyak tiga kali dan paling banyak, maka modus adalah 7.

4. Rentang (range)

Ukuran paling sederhana dari sebuah variasi adalah rentang (range). Rentang dari himpunan pengukuran x1, x2, x3, x4 …… xn didefinisikan sebagai beda (selisih) antara pengukuran terbesar dan pengukuran terkecil.

Contoh : BIla dari hasil pengukuran diperoleh nilai 3, 4, 5, 9, 11, 2, 13, maka rentangnya (range) adalah 13 -2 = 11.

Contoh Hasil Analisis Univariat

contoh hasil analisis univariat
academia.edu

Hal Hal Yang Perlu Diperhatikan

Beberapa hal yang perlu dipahami dalam analisis univariat adalah :

  1. Pahami Jenis Data Dahulu

Jenis jenis data dan skala pengukurannya sangat beragam sekali. Dalam penggunaan analisis univariat sendiri sangat dipengaruhi oleh jenis data maupun skala pengukurannya. Untuk itu, agar memudahkan dalam proses analisis nantinya, identifikasi jenis data terlebih dahulu.

  1. Analisis Univariat Hanya Menghasilkan Statistik Deskriptif

Analisis univariat hanya akan menyajikan statistik deskriptif, sehingga tidak bisa digunakan untuk menarik kesimpulan dari populasi seperti halnya pada analisis statistic inferensial.

Sebagian besar hasil output analisis adalah distribusi frekuensi, ukuran pemusatan, ukuran penyebaran, persentase dari setiap variabel, klasifikasi variabel berdasarkan kriteria tertentu, dan lain sebagainya.

Demikianlah uraian lengkap analisis univariat beserta contoh-contohnya. Semoga penjelasan di atas dapat membantu anda dalam mengerjakan penelitian. Semoga bermanfaat……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *